Pulau Wakatobi di Sulawesi Tenggara, Pulau Dnegan Pemandangan Luar Biasa
Pulau Wakatobi di Sulawesi tenggara memiliki pemandangan luar biasa yang ekstotis yang tidak boleh dilewatkan ketika waktu liburan tiba.

Pulau Wakatobi menjadi salah satu kekayaan bahari di tanah air yang tidak terelakkan. Pada dasarnya, destinasi wisata ini merupakan kabupaten yang terdiri dari empat pulau. Pulau-pulau tersebut adalah Pulau Wangi-Wangi, Pulau Kaledupa, Pulau Tomia, dan Pulau Binongko.

Semua pulau yang ada di kawasan ini memang memiliki pemandangan yang luar biasa. Semuanya tampak menarik dan memanjakan mata. Kamu tidak akan menyesal ketika datang ke pulau ini.

Lokasi Pulau Wakatobi

Pulau Wakatobi
Pulau Wakatobi Source : instagram.com/itdp.p3tb/

Sesuai dengan namanya, Pulau Wakatobi berada di Pulau Wakatob, Provinci Sulawesi Tenggara. Pulau ini menjadi salah satu destinasi wisata populer di tanah air dan banyak dikunjungi wisatawan mancanegara.

Harga Tiket Masuk ke Pulau Wakatobi

Seperti yang telah disebutkan di atas, pulau ini merupakan taman nasional. Adapun harga tiket masuk untuk memasuki Taman Nasional Wakatobi adalah Rp160.000.

Jam Operasional Pulau Wakatobi

Bagi yang ingin mengunjungi pulau ini, sebenarnya bisa mengunjunginya kapan saja. Mengingat pulau eksotis ini buka selama 24 jam. Namun, kamu juga bisa menyesuaikannya jika datang dengan paket travel.

Spot Menarik di Pulau Wakatobi

Foto Pulau Wakatobi
Foto Pulau Wakatobi Source : instagram.com/ammhie_jie/

Empat pulau yang ada di Pulau Wakatobi memang memiliki keistimewaannya tersendiri. Adapun beberapa daya tarik yang ada di pulau ini adalah sebagai berikut.

1. Pulau Wangi-Wangi

Pulau yang satu ini dikenal dengan resortnya yang cantik dan berhadapan dengan keindahan pulau. Meski harga sewa resort lumayan mahal, namun akan terbayar dengan keindahan yang ditawarkan. Di pulau ini juga merupakan spot yang seru untuk melakukan diving.

Hal ini karena kondisi perairannya yang masih sangat jernih. Tempat sewa peralatan diving pun sangat mudah ditemukan sehingga kamu tidak akan kerepotan mencarinya.

2. Pulau Kaledupa

Pulau yang satu ini dikenal dengan table coralnya yang bisa memiliki ukuran hingga 3 meter. Tak heran jika pulau ini bisa menjadi spot foto yang menarik bagi pengunjung yang datang.

3. Pulau Binongko

Pulau Binongko ini merupakan pulau yang terbesar diantara pulau lainnya di Wakatobi. Nama lain dari pulau ini adalah Pulau Tukang Besi. Hal ini bukan tanpa alasan, melainkan karena masyarakat sekitarnya yang banyak menjadi tukang pandai besi. Mereka menghasilkan banyak barang-barang dari logam untuk diperjualbelikan.

4. Taman Nasional Wakatobi

Saat berkunjung ke pulau ini,  tentunya kamu harus menikmati keindahan Taman Nasional Wakatobi itu sendiri. Taman nasional ini sudah diresmikan pemerintah sejak 1996. Areanya cukup luas, yaitu sekitar 1,39 juta hektar.

Banyak yang menganggap bahwa taman nasional ini merupakan surga bagi para pecinta diving. Menyelam di Taman Nasional Wakatobi akan menyihir siapapun yang melakukan diving. Bagaimana tidak, kekayaan bahari di pulau ini memang tidak terbantahkan lagi.

Terdapat 112 jenis terumbu karang yang terpelihara dengan baik di pulau ini. Tidak hanya itu, pengunjung akan lebih dibuat terpukau dengan lebih dari 800 jenis koral, kerang, dan spesies laut. Bahkan beberapa diantaranya bersifat endemik.

5. Pulau Tomia

Berbeda dengan pulau lainnya di Wakatobi, Pulau Tomia termasuk yang paling jarang dieksplor.  Adapun waktu tempuh yang dibutuhkan untuk mencapai pulau ini yaitu sekitar 3 jam dari Pulau Wangi-Wangi.

Durasi tempuh tersebut memang cukup lama, namun perjalanan panjang tersebut akan terbayar dengan pemandangan perairan yang menakjubkan. Beberapa spot diving di Tomia yang terkenal hingga ke mancanegara adalah Ali Reef, House Reef, Teluk Maya, Cornucopia, Roma, dan lain sebagainya.

Berbicara tentang Cornucapia, spot diving ini begitu sepsial karena pengunjung bisa menemukan tembok vertikal yang tinggi. Bahkan ketinggiannya mencapai 20-55 meter. Ikan-ikan mungil cantik di dalamnya begitu memanjakan mata.

Tak heran banyak yang ingin berlama-lama di spot menarik yang satu ini. Terlebih jarak pandang yang jauh sangat mendukung bagi yang suka dengan fotografi.

Spot diving lainnya yang bisa dinikmati adalah Roma. Kamu bisa menemukannya di sisi barat Pulau Tomia sehingga letaknya tidak terlalu jauh. Kedalamannya mencapai 15-25 meter sehingga relatif aman bagi yang suka menyelam.

Pengunjung akan terpukau dengan terumbu karangnya yang begitu berwarna. Berbagai macam ikan berenang diantara  terumbu karang cantik nan eksotis.

Rute Perjalanan Menuju Pulau Wakatobi

Keindahan Pulau Wakatobi
Pulau Wakatobi Source : instagram.com/purbamarganatravels/

Pada dasarnya, kamu bisa memilih jalur darat maupun jalur udara untuk mencapai Wakatobi. Jika memilih jalur darat, pengunjung memang harus menyebrangi laut terlebih dahulu. Jika tidak ingin menyebrang laut, maka alternatifnya adalah melalui jalur udara.

Jika melalui jalur udara, pengunjung bisa menggunakan pesawat dengan naik di Ujung Pandang. Penerbangan bisa diambil dengan rute langsung ke Wakatobi. Adapun bandara yang ada di Pulau Wakatobi dan yang terdekat ada di Pulau Wangi-Wangi. Jaraknya pun bisa ditempuh hanya dalam 15 menit.

Sementara itu, jalar darat bisa ditempuh dengan menyebrang laut dari Kendari ke Bau-Bau. Kamu bisa menggunakan speedboat yang disewakan dua kali per hari.

Setelah sampai di Bau-Bau, kamu bisa naik motor menuju Lasalimu. Waktu tempuhnya sekitar dua jam dengan kapal cepat. Adapun waktu yang dibutuhkan dengan speedboat menuju Pulau Wangi-Wangi adalah sekitar satu jam.

Jika sudah sampai di Wangi-Wangi, maka artinya kamu sudah berada di Pulau Wakatobi. Mengingat pulau tersebut adalah pintu gerbang menuju Pulau Wakatobi yang eksotis.

Bagaimana, apakah kamu tertarik berlibur di Pulau Wakatobi? Destinasi wisata ini begitu memanjakan mata. Bahkan tidak hanya wisatawan lokal saja yang tertarik mengunjungi pulau ini, Pulau Wakatobi sudah sangat terkenal hingga keluar negeri.

Apalagi statusnya sebagai taman nasional, tentunya keindahan bahari pulau ini harus dilestarikan. Dengan demikian, generasi berikutnya tetap bisa menikmati keindahannya yang memukau. 

You may also like